Aliran Rasa Lembar Main 1
Bergabung dan belajar memaknai, baru 3 pekan saya bergabung di Sambut-Semai (Orientasi) Kampung Main Komunitas. Pekan per pekan dilewati dengan antusias bahkan sering bertanya kapan mulainya-kapan mulainya?. Memberikan kontribusi untuk merangkai sambung cerita teman-teman di grup regional Karawang menjadi langkah yang menggairahkan bagi saya, disela berkerja, mengurus rumah, dan menemani bayi menjadi hal yang perlu diatur sedemikian rupa. Mengerjakan sesuatu yang menyenangkan dan bisa berkontribusi dan membantu adalah yang kepuasan tersendiri dalam hidup saya.
Mengisi Lembar Main
Tepat 21 Oktober 2020 mulai ada permainan di FGD dinamai
Lembar Main I, isinya adalah tentang mengenal potensi diri. Yummy…!! makanan
lezat datang untuk dikunyah diresapi dan dimakan menjadi nutrisi pengembangan
diri. Mau tahu lembar mainnya seperti apa yuk kita lihat.
Lembar pertama :
Tentang data diri
Lembar kedua : Siapa aku?
Lembar ketiga :
Ragam aktivitas ku
Lembar keempat : Aku
di mata mereka
Lembar kelima :
Tantangan yang ku hadapi
Lembar keenam :
Apresiasi untuk diri
Lembar ketujuh :
Sosok teladan
Saya akan coba ceritakan bagian mana yang menantang dan
menarik…
Lembar kedua (Siapa
aku?)
Setiap orang pasti memiliki sifat dan aktivitas yang disukai
dan tidak disukai, seperti makanan saja ada makanan favorit ada juga yang
mungkin tidak pernah kita makan karena memang tidak tertarik dan belum pernah
dicoba sehingga mengatakan itu tidak saya sukai. Beberapa sifat yang saya
miliki berdasarkan aktivitas selama bersosialisasi dan di lingkungan kerja
adalah :
1. Senang memajukan orang lain, hal
tersebut merupakan rutinitas sehari-hari sebagai guru dan dalam team
persekolahan senang rasanya bisa berbagi ilmu dan pengalaman serta mengusahakan
orang lain untuk maju bersama-sama dan bisa bersama-sama.
2. Saya senang menolong, saya dikatakan
oleh sahabat kerja saya seorang yang ringan tangan tidak beda jauh dengan
sering menawarkan diri “Ada yang bisa dibantu untuk hari ini?”.
3. Komunitas dan berorganisasi terhitung dari SD sampai kuliah saya selalu menyibukkan diri mengikuti organisasi. SMP hampir semua organisasi saya coba sampai pada pilihan terbaik saya pilih salah satu, SMA senang bergabung di OSIS dan PASKIBRA. Memuncak di dunia kampus organisasi himpunan, UKM, dan ekstra bisa saya ikuti secara bersamaan padahal kondisi semester 1 saya sendiri kuliah dan juga bekerja.
4. Bisa menyesuaikan diri, mudah bagi saya untuk menyesuaikan diri di lingkungan baru.
5. Senang dengan kedamaian, tidak suka
konflik yang berlarut-larut dan dibiarkan begitu saja.
6. Bercita-cita tinggi, saya punya
beberapa target dan itu menjadi skala prioritas yang akan diutamakan.
Alhamdulillah satu persatu terkabul.
7. Pekerja keras mungkin ini karena
faktor keluarga yang senantiasa mengajarkan dan mencontohkan segala sesuatu
dicapai karena adanya kerja keras dan usaha.
8. Pembelajar, ini adalah panggilan jiwa
yang harus dipenuhi apalagi membawa penasaran yang membuat itu adalah sebuah
kebutuhan bagi saya.
9. Penuh keyakinan dan syarat intuisi.
10. Pemikir, hati-hati dengan beberapa
hal yang dikatakan pada seseorang yang pemikir pasti apapun akan dipikirkan
sampai pada maksud yang dikatakannya itu terjawab.
Yang aku suka :
Membaca, menulis, menari, memasak dan desain.
Lembar main ketiga (Ragam
aktivitas ku)
Tidak semua yang dicantumkan dalam lembar main semua menjadi
suka, ada juga yang bisa tapi tidak terlalu suka melakukannya. Kegiatan yang
disukai (Memasak, berkebun, menulis, beres-beres, menari, membaca dan
mendesain). Aktivitas bisa tapi tidak terlalu suka adalah public speaking,
menjahit, membuat kue dan crafting. Adapun hal yang ingin sekali dipelajari
yaitu desain dan memasak
Lembar main keempat (Aku
di mata mereka)
Bagian ini saya haus tidak sombong dan tidak baper kuncinya tidak memikirkan apa kata
orang karena bagian ini adalah menunjukkan sisi kelebihan dan kekurangan diri
sendiri yang bisa diperbaiki, jadi butuh ilmu ikhlas buat Emak-emak yang tidak
suka dikritik. Hik yuk ini kata teman kerja dan suami, yang baik-baik (Suka
membantu, pantang menyerah, murah senyum, pekerja keras, senang beres-beres,
dan mudah menyesuaikan diri), yang bisa diperbaiki (Sensitif, kurang teliti,
dan tidak enak kan).
Pada bagian ini perlu keikhlasan yah karena siap dinilai,
siap menerima nilai dan siap memperbaikinya untuk meluncur ke level terbaik
selanjutnya.
Lembar main kelima (Tantangan
yang kuhadapi)
Saya tidak terlalu pandai menceritakan masa lalu apa lagi hal
itu menurut saya sudah selesai dengan diri sendiri. Maka saya coba ceritakan perjuangan
orang tua saya memberikan pendidikan terbaik bagi saya, karena saya pernah
membaca sebuah hadis “Tiada suatu
pemberian yang lebih utama dari orang tua kepada anaknya selain pendidikan yang
baik. (HR. Al-Hakim).”
Senantiasa selalu belajar untuk bersyukur atas apa yang
terjadi terhadap diri sendiri dan mengikhlaskan degan apa yang pernah dialami
serta cari bahan bakar agar api semangat tetap terjaga untuk melewati tantangan
demi tantangan.
Lembar main keenam (Apresiasi
untuk diri)
Tetap berjuang, cari pemantik agar tetap semangat serta
menjadi seorang yang memberikan kebermanfaatan bagi orang lain adalah bentuk
apresiasi terhadap apa yang saya dapat.
Lembar main ketujuh
(Sosok teladan)
Beberapa tokoh saya baca, ada sosok Nabi Muhammad SAW yang
pastinya menjadi suri teladan bagi umat muslim, ada juga para pendahulu
lainnya, dan para praktisi pendidikan serta orang tua yang sukses dalam meniti
kehidupan serta mendidik anak. Namun, di lembar main ketujuh ini saya simpan
foto kedua orang tua dan keluarga kecil kami. Bapak dan Mama adalah penyemangat
yang tak henti-hentinya untuk tetap berusaha.
Masih banyak yang rasa-rasanya sulit untuk dituangkan di
lembar demi lembar nya, tak cukup berkata dengan tulisan yang mungkin masih
kurang bermakna, tapi semoga aliran rasa ini menjadi jembatan saya untuk
senantiasa bersemangat di pagi hari dan semangat di malam hari.
“Bercerita, mencoba dan
berbagi”
“Lakukan yang kamu suka
prioritaskan yang kamu bisa”


Komentar
Posting Komentar